header-int

Pembukaan Pengabdian Masyarakat (Dimas) 2024 Pesantren Mahasiswa Al-Hikam Malang

Senin, 10 Jun 2024, 11:05:47 WIB - 62 View
Share
Pembukaan Pengabdian Masyarakat (Dimas) 2024 Pesantren Mahasiswa Al-Hikam Malang

Malang, 8 Juni 2024

Acara pembukaan Pengabdian Masyarakat (Dimas) 2024 Angkatan Sanskara Al Fatih berlangsung dengan sukses dan penuh semangat di desa Wonorejo, Kec. Bantur, Kab. Malang. Kegiatan ini diadakan oleh Pesantren Mahasiswa Al-Hikam Malang dan dihadiri oleh berbagai kalangan, termasuk pejabat daerah dan tokoh masyarakat.

Acara ini diawali dengan sambutan oleh Camat Kecamatan Bantur, Bapak Bayu Jatmiko, S.STP, yang mengapresiasi inisiatif Pesantren Mahasiswa Al-Hikam dalam mengadakan kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat. Beliau berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut dan memberikan dampak positif bagi desa, khususnya di Kecamatan Bantur.

Gambar 1 Sambutan Bapak Bayu Jatmiko, S.STP.

Kemudian, Kepala Desa Wonorejo, Bapak Hari Lumakso, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada seluruh panitia dan peserta Pengabdian Masyarakat. Beliau menekankan pentingnya kolaborasi antara masyarakat dan santri pengabdian masyarakat dalam membangun desa yang lebih baik. "Saya ingin kegiatan ini menjadi ajang panjenengan semua untuk membantu bekerja sama dalam memajukan desa Wonorejo," ujarnya.

Sambutan berikutnya disampaikan oleh perwakilan dari BAZNAS Kabupaten Malang, Bapak Ibnu Fajar, S.Kom., yang memberikan motivasi kepada para santri peserta pengabdian masyarakat untuk terus berperan aktif dalam kegiatan sosial. Beliau juga menekankan pentingnya kepedulian terhadap sesama, terutama bagi anak-anak yatim.

Kepala Pesantren Mahasiswa Al-Hikam Malang, Ustadz H. Nur Cholis, S.Sos., dalam sambutannya menyampaikan visi dan misi pengabdian masyarakat ini. Beliau menekankan bahwa kegiatan ini bukan hanya sebagai bentuk pengabdian, tetapi juga sebagai wadah pembelajaran bagi santri Pesantren Mahasiswa Al-Hikam Malang dalam memahami realita sosial dan berkontribusi nyata bagi masyarakat.

Gambar 2 Sambutan Ustadz H. Nur Cholis, S.Sos.

Salah satu kegiatan utama dalam acara pembukaan Dimas ini adalah pemberian santunan kepada masyarakat di desa Wonorejo. Masyarakat dengan senang hati menerima bantuan dari BAZNAS Kab. Malang tersebut dan diharapkan dapat memenuhi kebutuhan dan memberikan semangat baru dalam menjalani kehidupan.

Gambar 3 Pembagian santunan kepada masyarakat di desa Wonorejo

Selain itu, acara ini juga diisi dengan sosialisasi mengenai stunting, yang disampaikan oleh Farhan sebagai perwakilan Tim GenRe Kab. Malang. Sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya gizi yang baik dan pola hidup sehat untuk mencegah stunting pada anak-anak. Dengan metode yang interaktif dan komunikatif yang dikemas melalui sharing session, tim GenRe berhasil menyampaikan informasi yang mudah dipahami oleh masyarakat.

Beberapa elemen masyarakat juga memberikan pesan dan kesan mengenai acara ini, salah satunya Wawan selaku kepala Banser yang bertugas pada saat itu. "Kegiatan pengabdian dari Pesantren Mahasiswa Al-Hikam ini tentu berdampak positif bagi warga sekitar sini, sifatnya membangun kemajuan dari segi infrastruktur, sumber daya manusianya dan lain-lain. Untuk saran saya, mungkin bisa bimbing anak-anak mengaji dan kegiatan lain seperti banjari karena juga alat-alatnya sudah tersedia dari kami,” ujarnya.

Pembina santri pengabdian di desa Wonorejo, Bapak Aan dan Bapak Yono, juga mengungkapkan hal yang senada. "Konsep pembukaan pengabdian masyarakat dari  pesantren mahasiswa Al-Hikam menurut saya, sangat bagus, konsep-konsepnya juga bagus. Untuk teman-teman mahasiswa Al-Hikam, saya mengharapkan bisa beradaptasi dengan masyarakat sekitar juga mendapatkan ilmu yang bermanfaat disini. Semoga, tahun 2025 bisa kesini lagi dan melaksanakan pengabdian lebih bagus dan meriah lagi."

Acara ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh tokoh agama setempat, diikuti dengan foto bersama seluruh peserta dan tokoh yang hadir. Semoga kegiatan ini menjadi awal yang baik untuk serangkaian program pengabdian masyarakat selanjutnya.

AL-HIKAM Pondok Pesantren Al-Hikam resmi berdiri pada 17 Ramadan 1413 bertepatan dengan 21 Maret 1992. Sebagai pelopor pesantren khusus mahasiswa, lembaga pendidikan Islam ini memiliki tujuan memadukan dimensi positif perguruan tinggi yang menekankan pada ilmu pengetahuan dan teknologi dengan dimensi positif pesantren yang akan menjadi tempat penempaan kepribadian dan moral yang benar.
© 2016 - 2024 Pesantren Al-Hikam Malang Follow Pesantren Al-Hikam Malang : Facebook Twitter Linked Youtube