Al-Hikam (AMC.) – Warga RT 04 Simpar menggelar kegiatan pengajian umum dalam rangka memperingati bulan Suro (Tahun Baru Islam) yang berlangsung dengan penuh khidmat pada Rabu malam 08 Juli 2026. Bertepatan dengan hari ke-24 di bulan Suro, acara yang berpusat di lingkungan RT 04 Simpar ini diselenggarakan sebagai sarana doa bersama (tahlil), mempererat kerukunan antarwarga (guyub rukun), meningkatkan kepedulian sosial, serta menjadi momentum muhasabah atau introspeksi diri untuk berhijrah menjadi pribadi yang lebih baik. Kegiatan religius ini dihadiri oleh warga setempat, Wakil RT 04 Bapak Jasemo, Kepala Dusun Bapak Kholi, serta menghadirkan Ustadz Muhajir dan Ustadz Suep sebagai penceramah utama.

Rangkaian acara diawali dengan pembacaan tahlil bersama yang diikuti secara khusyuk oleh seluruh jemaah, kemudian dilanjutkan dengan sambutan hangat dari Bapak Jasemo dan Bapak Kholi selaku tokoh masyarakat. Memasuki acara inti, suasana berganti meriah berkat serangkaian penampilan seni religi dari generasi muda setempat, mulai dari tartil Al-Qur'an, musikalisasi puisi, hingga lantunan nasyid dan musik islami. Setelah unjuk bakat dari para pemuda, agenda menyentuh berupa penyerahan santunan kepada yang membutuhkan dilaksanakan sebagai wujud nyata kepedulian sosial warga RT 04 Simpar.

Suasana semakin teduh saat memasuki sesi mauidhoh hasanah (ceramah agama). Dalam tausiyahnya, Ustadz Muhajir menekankan pentingnya menjaga ketulusan hati. "Setiap amal perbuatan itu sangat bergantung pada niatnya. Jika didasari oleh niat yang baik, maka hasilnya pun akan menjadi baik," tuturnya.

Sejalan dengan hal itu, Ustadz Suep dalam ceramahnya mengingatkan jemaah agar menjadikan peringatan Suro ini sebagai momentum menuntut ilmu dan mendekatkan diri kepada alim ulama. Beliau memaparkan empat hal utama yang harus ditingkatkan pasca-acara ini. "Kita harus meningkatkan rasa syukur, mensyukuri nikmat sehat, mengingat dan menjalankan spirit hijrah seperti melangkah ke masjid dan musala dari yang semula malas menjadi rajin serta senantiasa melakukan muhasabah atau introspeksi diri," pesan Ustadz Suep. Acara peringatan bulan Suro yang sarat makna ini kemudian resmi ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan dan keberkahan seluruh warga.
Reporter: Shava Veraline Annafi
Fotografer: Shava Veraline Annafi
Editor: Citra Cantika Nurwindya

Pondok Pesantren Al-Hikam resmi berdiri pada 17 Ramadan 1413 bertepatan dengan 21 Maret 1992. Sebagai pelopor pesantren khusus mahasiswa, lembaga pendidikan Islam ini memiliki tujuan memadukan dimensi positif perguruan tinggi yang menekankan pada ilmu pengetahuan dan teknologi dengan dimensi positif pesantren yang akan menjadi tempat penempaan kepribadian dan moral yang benar.