Al-Hikam (AMC.) – Dalam rangka menyambut dan memeriahkan HUT ke-81 Republik Indonesia, Santri Putri Pesantren Mahasiswa Al-Hikam Malang menggelar serangkaian kegiatan semarak kemerdekaan bertajuk “Santri Berkarya, Indonesia Berdaya”. Kegiatan yang dimotori oleh santri putri ini menyuguhkan berbagai perlombaan kreatif serta panggung seni yang berlangsung khidmat dan semarak pada 16 –17 Agustus 2026.
Tahun ini, perayaan terasa berbeda dan lebih istimewa, kegiatan yang bertempat di halaman kampus STAI Ma’had Aly Al-Hikam Malang (STAIMA) ini diawali dengan berbagai perlombaan unik pada Minggu pagi (16/8/2026). Para santri putri antusias mengikuti lomba-lomba kreatif yang memicu gelak tawa dan mempererat kekompakan.

Rangkaian perayaan kemerdekaan ini diketuai oleh Nabila Ramadhania, santri putri angkatan 2024, bersama jajaran panitia dan dukungan penuh seluruh santri. Setelah berdinamika dalam keseruan lomba sepanjang Minggu, puncak peringatan ditutup secara khidmat dan meriah pada Senin malam (17/8/2026) melalui Malam Puncak Peringatan Kemerdekaan. Momen penutupan tersebut diisi dengan panggung apresiasi seni, pembagian hadiah, dan foto bersama asatidzah beserta seluruh santri putri Al-Hikam.

Ketua Panitia, Nabila Ramadhania, mengungkapkan bahwa “Peringatan Hari Kemerdekaan bukan sekadar seremonial tahunan, tetapi menjadi momentum bagi kita semua untuk mengenang jasa para pahlawan yang telah memperjuangkan kemerdekaan bangsa ini. Semangat perjuangan tersebut hendaknya kita lanjutkan melalui persatuan, gotong royong, kepedulian terhadap sesama, serta kontribusi nyata bagi lingkungan didalam pesantren dan masyarakat.” Ujarnya.
Melalui kegiatan ini, santri putri Al-Hikam membuktikan bahwa kehidupan pesantren tidak hanya berfokus pada kajian keagamaan dan akademik, tetapi juga menjadi ruang tumbuhnya kreativitas, solidaritas, dan semangat berkontribusi bagi kemajuan bangsa.
Dirgahayu Republik Indonesia ke-81! Santri Berkarya, Indonesia Berdaya!

Pondok Pesantren Al-Hikam resmi berdiri pada 17 Ramadan 1413 bertepatan dengan 21 Maret 1992. Sebagai pelopor pesantren khusus mahasiswa, lembaga pendidikan Islam ini memiliki tujuan memadukan dimensi positif perguruan tinggi yang menekankan pada ilmu pengetahuan dan teknologi dengan dimensi positif pesantren yang akan menjadi tempat penempaan kepribadian dan moral yang benar.