Al-Hikam (AMC.) - Semangat kolaborasi lintas perguruan tinggi dan masyarakat desa memuncak dalam acara peresmian mural dan edukasi pariwisata yang digelar pada Kamis sore, 17/07/2026. Bertempat di kawasan Banyu Maro, Dusun Kunci, Desa Wringinanom, acara ini mempertemukan warga setempat dan perwakilan Kelompok Sadar Wisata (POKDARWIS) dengan perwakilan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari berbagai kampus terkemuka, salah satunya adalah Santri Pesantren Mahasiswa Al-Hikam Malang.
Kegiatan yang dikemas dalam tajuk "Mbeber Kloso: Peresmian Mural dan Sinau Babakan Wisata & Komunitas" ini menjadi pusat perhatian karena berhasil menyatukan lima kelompok pengabdian masyarakat sekaligus di satu desa. Para mahasiswa yang hadir dalam acara ini meliputi perwakilan Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Universitas Negeri Malang (UM), Universitas Brawijaya (UB), Universitas Gadjah Mada (UGM), serta seluruh mahasiswa yang menjadi inisiator acara, dari Pesantren Mahasiswa Al-Hikam Malang.

Dalam sesi diskusi, Bapak Galuh, Ketua kelompok wisata mengungkapkan apresiasi dan rasa kagumnya atas inisiatif luar biasa tersebut. Ia menegaskan bahwa momen ini sangat bersejarah bagi desa, karena baru pada kegiatan inilah seluruh elemen mahasiswa KKN dari berbagai institusi yang sedang bertugas di Desa Wringinanom dapat berkumpul, duduk bersama, dan melebur menjadi satu kesatuan yang solid untuk pertama kalinya.

Fokus utama dari kegiatan yang diselenggarakan di area Banyu Maro River Tubing ini adalah peresmian mural promosi wisata dan edukasi (sinau bareng) bagi komunitas penggerak wisata lokal. Karya mural tersebut menampilkan tulisan besar "Desa Wisata Dewi Anom Banyumaro" lengkap dengan ilustrasi aktivitas river tubing yang menjadi daya tarik utama kawasan tersebut.
Lebih dari sekadar penghias, mural ini juga berfungsi sebagai media edukasi publik dengan mencantumkan prinsip Sapta Pesona pariwisata Indonesia. Ketujuh prinsip yang dikampanyekan kepada warga dan pengunjung tersebut meliputi: Aman, Tertib, Bersih, Sejuk, Indah, Ramah, dan Kenangan.

Keterlibatan aktif dari berbagai institusi, mulai dari POKDARWIS, warga Dusun Kunci, hingga gabungan mahasiswa KKN UM BBM, KKN UB, MMD UB, KKN UGM, dan DIMAS Al-Hikam menunjukkan kuatnya komitmen bersama dalam memajukan potensi desa wisata. Melalui edukasi wisata dan perbaikan infrastruktur visual seperti mural, Desa Wringinanom diharapkan semakin siap menyambut wisatawan dengan standar pelayanan pariwisata yang optimal dan berkelanjutan.
Reporter: Muh. Noaf Afgani
Editor: Citra Cantika Nurwindya
Fotografer: Gabrielle A. Maszatu

Pondok Pesantren Al-Hikam resmi berdiri pada 17 Ramadan 1413 bertepatan dengan 21 Maret 1992. Sebagai pelopor pesantren khusus mahasiswa, lembaga pendidikan Islam ini memiliki tujuan memadukan dimensi positif perguruan tinggi yang menekankan pada ilmu pengetahuan dan teknologi dengan dimensi positif pesantren yang akan menjadi tempat penempaan kepribadian dan moral yang benar.